|
01
Jan
|
Cekcok Saat Perayaan Malam Tahun Baru, Warga Jekan Raya Jadi Korban Penganiayaan Mandau |
kanalkalteng.com,Palangka Raya-Perayaan pergantian tahun di kawasan Jalan Menteng XII, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, berakhir ricuh. Seorang pria paruh baya menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam, Rabu malam (31/12/2025).
Baca juga: 433 Kendaraan Terjaring Operasi Penertiban Pajak di Palangka Raya, 42 Kendaraan Menunggak
Korban diketahui bernama Hapy Tahawa (55), warga setempat yang harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya akibat mengalami luka di beberapa bagian tubuh, di antaranya kepala, tangan kiri dan perut.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lapangan, insiden tersebut terjadi saat korban tengah menghadiri perayaan Natal sekaligus menyambut Tahun Baru 2026 di rumah tetangganya. Situasi awalnya berlangsung normal hingga terduga pelaku berinisial B melintas dengan sepeda motor dan mendapat teguran dari korban.
Teguran itu berujung pada adu mulut. Terduga pelaku kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke rumahnya. Tak berselang lama, pelaku datang kembali dengan membawa senjata tajam jenis mandau dan langsung menyerang korban.
Kejadian tersebut disaksikan oleh dua warga, Ade Alisandro Kurnia (24) dan Kevin Enji Septama (22) yang sempat berupaya melerai pertikaian. Namun, serangan sudah terjadi sebelum situasi berhasil dikendalikan.
Usai kejadian itu korban sudah dalam kondisi bersimbah darah. Warga sekitar kemudian memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Menerima laporan masyarakat, personel Polresta Palangka Raya segera mendatangi lokasi kejadian serta rumah sakit tempat korban dirawat untuk memastikan kondisi korban dan mengumpulkan keterangan awal.
“Kami telah melakukan langkah awal berupa pendataan identitas korban dan terduga pelaku, pemeriksaan tempat kejadian perkara, serta visum terhadap korban untuk kepentingan penyelidikan,” ujar Pamapta III SPKT Polresta Palangka Raya, Ipda Oxana Licanissya, Kamis (1/1/2026).
Pihak kepolisian menegaskan penanganan kasus ini dilakukan sesuai prosedur hukum. Hingga kini, aparat masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut guna mengungkap secara jelas motif dan kronologi kejadian.
“Begitu laporan kami terima, petugas langsung bergerak ke lapangan dan rumah sakit. Proses penyelidikan masih terus berjalan,” tutupnya.
Penulis : Yanti
Editor : Karana W