|
11
Jan
|
Ditodong Senjata Api, Uang Setoran Sawit Rp 551 Juta Raib |
kanalkalteng.com , Sampit-Aksi kejahatan bersenjata api mengguncang wilayah Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng. Seorang karyawan perusahaan sawit menjadi korban bank saat membawa uang setoran hasil timbangan sawit senilai lebih dari Rp 551 juta.
Baca juga: Dini Hari, Haula Cafe di Nyai Balau Ludes Terbakar
Peristiwa tersebut diperbolehkan Kanit Polsek Parenggean, Aipda Palungan. Ia mengatakan, laporan penerimaan telah diterima dan saat ini aparat kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap para pelaku.
"Benar, telah terjadi mondar-mandir di wilayah Parenggean. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut berdasarkan informasi yang kami terima," ujar lanjut Palungan saat dikonfirmasi, Minggu (11/1/2026).
Korban diketahui bernama Panji, karyawan milik juragan sawit Sumardi, warga Bukit Harapan, Parenggean. Uang ratusan juta rupiah tersebut rencananya akan disetorkan ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT KIU di Desa Kabuau.
Berdasarkan informasi kepolisian, kejadian bermula sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu Panji berada di rumah Sumardi di Jalan Padat Karya, Parenggean, untuk menunggu penyerahan uang hasil replas timbangan sawit.
Tak lama kemudian, Sumardi datang membawa uang tunai yang disimpan dalam tas ransel dan menyerahkannya kepada Panji. Korban lalu berangkat seorang diri menggunakan sepeda motor matik menuju lokasi PKS.
Namun di tengah perjalanan, tepatnya di kawasan kebun plasma Desa Plasma, perbatasan kebun PT SMP dan PT KIU, Panji tiba-tiba dihentikan oleh empat pria tak dikenal yang mengenakan masker.
Para langsung pelaku menodongkan senjata api ke arah korban. Salah satu pelaku bahkan mendorong Panji hingga terjatuh dari sepeda motornya. Dalam kondisi terancam, korban tidak dapat melakukan perlawanan.
“Pelaku mengambil tas berisi uang, serta satu unit genggam telepon dan kunci kontak sepeda motor milik korban,” jelas Palungan.
Setelah berhasil menguasai barang-barang tersebut, para pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban di lokasi kejadian. Panji kemudian melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian.
Hingga kini, polisi masih memburu para pelaku dan mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti di lapangan. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, khususnya saat membawa uang tunai dalam jumlah besar.
Penulis: Surya S
Editor: Karana W