|
12
Feb
|
Polisi Uji Keterangan Saksi Lewat Pra Rekonstruksi Kasus Mayat di Km 50,4 |
kanalkalteng.com,Palangka Raya-Aparat kepolisian kembali mendalami kasus penemuan jasad pria berinisial AR di ruas Jalan Tjilik Riwut Km 50,4, Kota Palangka Raya. Selasa (10/2/2026) malam, Polsek Bukit Batu menggelar pra rekonstruksi untuk merangkai ulang peristiwa sebelum korban ditemukan tak bernyawa.
Baca juga: Damkar Lepaskan Cincin Anak 7 Tahun yang Tertanam di Jari
Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Bukit Batu Ipda Muhammad Hafizh Ramadhan bersama Kanit Jatanras Polresta Palangka Raya dan tim gabungan. Pra rekonstruksi dilakukan langsung di sejumlah titik yang diduga berkaitan dengan pergerakan terakhir korban.
Kapolsek Bukit Batu Ipda Muhammad Hafizh Ramadhan mengatakan, saat itu korban merupakan warga Pulang Pisau ini diketahui berangkat bersama tiga rekannya ke Kabupaten Katingan turut dihadirkan dalam kegiatan tersebut. Ketiganya masih berstatus saksi dan sebelumnya telah dimintai keterangan oleh penyidik.
“Proses diawali di lokasi awal ditemukannya jenazah, tepat di depan Gang Mulia Km 50,4. Di titik itu, penyidik memperagakan posisi korban saat pertama kali ditemukan warga,” katanya, Rabu (11/2/2026).
Selanjutnya, tim bergeser ke Km 51 yang disebut sebagai lokasi korban turun dari kendaraan. Di kawasan tersebut, petugas melakukan penyisiran untuk memastikan kesesuaian keterangan saksi dengan kondisi lapangan.
“Dari hasil penelusuran, ditemukan kaos hitam bergambar kelelawar yang diduga milik korban. Pakaian itu berada sekitar 15 meter dari titik korban turun dan kurang lebih 650 meter dari lokasi penemuan jasad,” urainya.
Menurut keterangan saksi yang diperagakan ulang, korban sempat diminta kembali masuk ke mobil. Namun korban menolak hingga akhirnya ditinggalkan di lokasi tersebut.
“Pra rekonstruksi ini penting untuk menyamakan persepsi antara keterangan saksi dan fakta di lapangan. Ini untuk memastikan runtutan kejadian serta menguji konsistensi keterangan para saksi,” ujarnya.
Pengamanan kegiatan melibatkan 23 personel dari unsur Reskrim, Intelkam, SPKT, Provost, Inafis hingga Unit Patroli Satlantas. Hingga kini, penyidik masih terus mengumpulkan bahan keterangan guna mengungkap secara utuh penyebab kematian korban.
Penulis : Sriyanti
Editor : Karana