Header Pria Bertato Tengkorak Tewas di Jalan KM 50 Palangka Raya

Petugas kepolisian ketika berada di lokasi penemuan jenazah, Kamis (5/2/2026) pagi. Foto: Humas Polresta Palangka Raya

Pria Bertato Tengkorak Tewas di Jalan KM 50 Palangka Raya

kanalkalteng.com , Palangka Raya – Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan tergeletak di ruas Jalan Tjilik Riwut Kilometer 50, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Kamis (5/2/2026) pagi. Hingga kini, jenazah tersebut masih berstatus Mr X dengan ciri tato bergambar tengkorak di lengan kanan.

Baca juga: UPR Klarifikasi Isu Selisih Rp10 Miliar, Tegaskan Bukan Kerugian Negara

Kapolsek Bukit Batu, Ipda Muhammad Hafiizh Ramadhan menyampaikan, bahwa saat ditemukan, tidak ada satu pun identitas yang melekat pada tubuh korban. Baik dompet maupun telepon genggam tidak ditemukan di lokasi kejadian.

“Identitas korban belum diketahui. Saat ditemukan, tidak ada barang identitas yang melekat, sehingga masih kami sebut sebagai Mr X,” katanya saat dikonfirmasi.

Informasi penemuan jenazah pertama kali diterima pihak kepolisian sekitar pukul 05.30 WIB. Seorang sopir yang melintas di lokasi kejadian melaporkan adanya mayat di pinggir jalan dengan mendatangi Polsek Bukit Batu.

“Sekitar pukul 05.30 WIB ada sopir yang melapor ke Polsek Bukit Batu bahwa menemukan mayat tergeletak di Jalan Tjilik Riwut Km 50,” ujarnya.

Usai menerima laporan, petugas piket Polsek Bukit Batu segera menuju tempat kejadian perkara. Setibanya di lokasi, polisi mendapati personel Pos Lantas Km 38 telah lebih dahulu melakukan pengamanan area dan menjaga kondisi TKP tetap status quo.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya untuk menjalani visum guna mengetahui penyebab kematian.

Dari hasil visum sementara, polisi menemukan adanya sejumlah luka pada tubuh korban yang diduga disebabkan oleh benda tajam. Namun, penyidik belum menarik kesimpulan terkait penyebab pasti kematian korban.

“Hasil visum menunjukkan adanya delapan luka yang diakibatkan oleh benda tajam. Saat ini kami masih melakukan olah TKP lanjutan bersama Satreskrim dan Satlantas Polresta Palangka Raya,” jelas Kapolsek.

Ia menambahkan, penyelidikan masih terus dikembangkan karena minimnya alat bukti di lokasi kejadian. Selain dugaan luka akibat benda tajam, polisi juga mempertimbangkan kemungkinan lain terkait penyebab kematian korban.

“Kami belum bisa memastikan arah penyebab kematian karena alat bukti masih sangat minim. Ada kemungkinan korban meninggal akibat terlindas kendaraan yang melintas, dan hal ini masih kami dalami,” tegasnya.

Penulis : Surya S

Editor  :  Karana W

Share this Post