|
09
Jan
|
Sehari, Dua Rumah Warga Palangka Raya Nyaris Ludes Dilalap Si Jago Merah |
kanalkalteng.com, Palangka Raya-Dua kejadian kebakaran hampir menghanguskan rumah warga di Kota Palangka Raya dalam satu hari, Kamis (8/1/2026). Beruntung, respon cepat dari penghuni rumah, warga sekitar, dan petugas membuat kedua kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Penganiaan Wanita di Pahandut Palangka Raya
Peristiwa pertama terjadi pada sore hari sekitar pukul 15.25 WIB di Jalan Samudin Aman 2, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya. Api sempat muncul dan membesar di bagian atap rumah milik Andre (37), sehingga memicu ketakutan penghuni rumah dan warga di sekitar lokasi.
Salah satu penghuni rumah, Kasmalani (43), menjadi orang pertama yang menyadari kejadian tersebut. Saat berada di lantai bawah, ia mendapati aliran listrik tiba-tiba terputus dan terdengar suara kobaran api dari arah atas rumah.
Hasil pemeriksaan awal petugas kepolisian menunjukkan api sempat membakar tumpukan kardus bekas peralatan elektronik yang disimpan di loteng. Berkat upaya cepat penghuni rumah dibantu warga sekitar, api berhasil dipadamkan sebelum meluas ke seluruh bangunan.
Tim Inafis Polresta Palangka Raya menduga sumber api berasal dari area penyimpanan di bagian atas rumah. Sementara itu, api dipicu oleh seorang anak berinisial F yang merupakan keponakan penghuni rumah dan sempat bermain korek api di lokasi tersebut.
“Setahu saya api berasal dari atas rumah, kemungkinan karena keponakan saya bermain korek api lalu ditinggalkan,” ujar salah satu Saksi, Ahmad Rizali.
Insiden kedua terjadi menjelang tengah malam sekitar pukul 23.40 WIB di Jalan Pangeran Samudra IV, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya. Saat kejadian, seluruh penghuni rumah milik Rahmad Debbi Supriatna (38) tengah tertidur lelap.
Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi mata, Ainul Falah (20) yang melihat kepulan asap dan kobaran api dari bagian atap rumah. Ia kemudian membunyikan klakson sepeda motor dan berteriak untuk membangunkan pemilik rumah, sehingga enam penghuni berhasil menyelamatkan diri.
Setelah seluruh penghuni dievakuasi, pemilik rumah sempat melakukan pemadaman awal dengan memutus aliran listrik dan membobol plafon. Tak lama berselang, tim Tanggap Darurat Palangka Raya bersama pemadam kebakaran swadaya dan personel Polresta Palangka Raya tiba di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam.
Dari hasil olah tempat kejadian, polisi menduga kebakaran kedua memicu korsleting listrik pada instalasi kabel di bagian atap rumah. Instalasi listrik bangunan tersebut diketahui merupakan model lama dan belum pernah diperbarui.
Meski menyebabkan kerusakan pada bagian atap dan plafon, kedua kejadian tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
“Dugaan sementara, penyebab pada lokasi kedua ini terjadi korsleting pada instalasi kabel di bagian atap rumah. Mengetahui instalasi listrik pada bangunan tersebut merupakan model lama dan belum pernah dilakukan pembaruan,” Terang PS Paur identifikasi Polresta Palangka Raya, Aipda Yuwanda,Jumat (9/1/2026).
Penulis: Surya S
Editor: Surya S