|
28
Feb
|
Gubernur Agustiar Sabran Larang Keras Daerah Pangkas Anggaran BPJS Masyarakat |
kanalkalteng.com,Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran memberikan instruksi tegas kepada seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota di wilayahnya untuk memprioritaskan sektor kesehatan di atas kepentingan lainnya. Gubernur menekankan agar efisiensi anggaran tidak menyentuh pos jaminan kesehatan masyarakat.
Baca juga: UPR Klarifikasi Isu Selisih Rp10 Miliar, Tegaskan Bukan Kerugian Negara
"Kesehatan ini merupakan hal penting. Jangan daerah memangkas BPJS untuk masyarakat. Jangan BPJS yang kena efisiensi, yang lain saja. Kesehatan merupakan kebutuhan pokok," tegas Gubernur Agustiar Sabran dalam arahannya, Sabtu (28/2/2026).
Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng juga menyiapkan "jaring pengaman" tambahan.
Bagi masyarakat tidak mampu yang berada dalam kondisi gawat darurat namun belum memiliki jaminan kesehatan/BPJS, Pemprov menyediakan layanan kelas III gratis di rumah sakit milik provinsi, yakni RSUD dr. Doris Sylvanus, RSUD Hanau, dan RSJ Kalawa Atei.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun warga Kalimantan Tengah yang terhambat mendapatkan akses medis hanya karena kendala biaya. (Redaksi)