Header Ular Piton Lilit Kucing, Warga Jalan Tjilik Riwut Palangka Raya dibuat Panik

Petugas damkar berhasil mengevakuasi ular piton yang melilit kucing milik masyarakat, Selasa (7/4/2026). (Foto: Ist)

Ular Piton Lilit Kucing, Warga Jalan Tjilik Riwut Palangka Raya dibuat Panik

kanalkalteng.com , Palangka Raya - Seekor ular piton yang melilit kucing membuat warga di kawasan Jalan Tjilik Riwut Km 2, tepatnya di seberang Karaoke Happy Puppy, geger. Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palangka Raya.

Baca juga: Hujan Deras di Sampit, Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Terendam

Pelapor yang tidak berani melakukan evakuasi sendiri memilih meminta bantuan petugas. Tak lama setelah laporan diterima, tim Rescue Damkar Regu III langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, petugas disambut warga yang telah berkumpul. Pelapor kemudian menunjukkan titik keberadaan ular piton yang diketahui bersembunyi di area sempit.

Jafung Analis Kebakaran Ahli Muda Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto, menjelaskan bahwa proses evakuasi berlangsung cukup menantang.

“Lokasi evakuasi cukup sempit dan menyulitkan pergerakan petugas, sehingga kami harus ekstra hati-hati dalam menangani ular tersebut,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Ia menyebutkan, kondisi ular yang sedang melilit kucing juga menambah tingkat kesulitan dalam proses penanganan di lapangan.

“Ular dalam posisi melilit mangsa, sehingga diperlukan teknik khusus agar evakuasi bisa dilakukan dengan aman tanpa membahayakan petugas,” jelasnya.

Setelah berjibaku di lokasi, tim akhirnya berhasil menguasai ular piton tersebut dalam waktu kurang lebih 45 menit.

“Alhamdulillah, ular berhasil kami evakuasi dan langsung dimasukkan ke dalam karung untuk diamankan,” ungkapnya.

Proses evakuasi tersebut turut disaksikan warga sekitar yang penasaran dengan keberadaan ular berukuran besar di lingkungan mereka.

Sucipto menambahkan, setelah diamankan, ular piton tersebut langsung dibawa untuk dilepasliarkan ke habitat alaminya yang jauh dari permukiman.

“Ular langsung kami lepasliarkan ke alam bebas agar tidak kembali mengganggu warga,” pungkasnya.( Surya)

Share this Post