Header 12 Petugas Survey Literasi dan Inklusi Keuangan Dapatkan Pelatihan Dari OJK  Dan BPS Kalteng

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Ferbriyan Aziz saat Pembukaan Pelatihan Petugas Survey Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2025 di Palangka Raya

12 Petugas Survey Literasi dan Inklusi Keuangan Dapatkan Pelatihan Dari OJK Dan BPS Kalteng

kanalkalteng.com , Palangka Raya-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Pelatihan kepada Petugas Survey Literasi dan Inklusi Keuangan untuk mempersiapkan SNLIK Tahun 2025.

Baca juga: Polres Kotim Musnahkan Barang Bukti 1,2 Kg Sabu, Senilai Hampir Rp2 Miliar, Selamatkan Ribuan Jiwa

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Ferbriyan Aziz saat pembukaan menyampaikan bahwa latar belakang dilaksanakannya Survey Literasi dan Inklusi Keuangan ini merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) yang menargetkan indeks inklusi keuangan sebesar 90% pada tahun 2024, diperlukan pelaksanaan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) pada setiap tahunnya.

"Oleh karena itu, OJK dengan BPS melaksanakan SNLIK setiap tahunnya. Pada tanggal 18 Oktober 2024 yang lalu telah dilakukan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Persiapan SNLIK Tahun 2025,"ujarnya, Senin (02/12/2024).

"Harapannya, persiapan dan pelaksanaan SNLIK tahun 2025 seperti pelatihan petugas lapangan pada 3 (tiga) hari ini dapat berjalan dengan baik dan dapat diselesaikan dengan tepat waktu. Besar harapan kami atas terselenggaranya pelatihan ini dapat memberikan manfaat pemahaman yang baik bagi peserta peserta dan dapat memberikan peningkatan kesejahteraan pada seluruh masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah,”Terang Primandanu.

Adapun kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Best Western Kota Palangka Raya tanggal 28 – 30 November 2024. Peserta Pelatihan sebanyak 12 (dua belas) peserta dari Kabupaten Lamandau, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Kota Palangka Raya yang terdiri dari 3 (tiga) Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) dan 9 (sembilan) Petugas Pendata Lapangan (PPL).

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, S.Si.,M.E menyampaikan bahwa saat ini telah dilaksanakan kerjasama kedua kalinya antara OJK dengan BPS dalam pelaksanaan Survey Literasi dan Inklusi Keuangan di Provinsi Kalimantan Tengah. Adapun survey ini dilaksanakan dengan tujuan 1) untuk mengetahui tingkat literasi dan inklusi keuangan, 2) sebagai bahan evaluasi terhadap efektivitas progam literasi dan inklusi keuangan, dan 3) sebagai bahan perencanaan program kegiatan literasi dan inklusi keuangan pada tahun berikutnya.

"Survey literasi dan inklusi keuangan tahun ini akan berfokus pada responden Anggota Rumah Tangga (ART) berusia 15-79 tahun, yang dipilih secara menyeluruh di 34 provinsi di Indonesia mencakup 120 Kabupaten/Kota dan 8 wilayah Kantor Regional/Kantor OJK,"ujarnya. (Redaksi)


Share this Post