Header OJK Minta Mahasiswa di Kalteng Jadi Agen Perubahan Pemahaman Keuangan Syariah

kuliah umum dalam rangka Gerak Syariah -School of Syariah di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Kamis (13/3/2025).

OJK Minta Mahasiswa di Kalteng Jadi Agen Perubahan Pemahaman Keuangan Syariah

kanalkalteng.com,Palangka Raya-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap mahasiswa di Kalteng menjadi agen perubahan dalam menyebarluaskan pemahaman keuangan syariah di masyarakat.

Baca juga: Wakapolda Kalteng Tegaskan Perlindungan Paru-paru Dunia dari Ancaman Api

Penegasan ini dikatakan R. Arvin Jazmi Adhyaksa, Analis Junior OJK Kalteng  dalam kuliah umum dalam rangka Gerak Syariah -School of Syariah di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Kamis (13/3/2025).

Arvin yang saat itu mewakili Kepala OJK Kalteng, Primadanu Febrian Aziz menjelaskan, literasi keuangan syariah di Indonesia masih perlu ditingkatkan agar masyarakat, khususnya generasi muda, dapat memahami manfaat serta prinsip dasar keuangan syariah.

“Melalui program Gerak Syariah - School of Syariah ini, kami berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan dalam menyebarluaskan pemahaman keuangan syariah di masyarakat,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan, selama 13 tahun berdiri, OJK telah melakukan  pengaturan dan pengawasan dari aspek lembaga jasa keuangan pasca lahirnya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK) seperti asset keuangan digital, asep kripto, pencegahan investasi ilegal, pinjaman online, bullion bank, bursa karbon,dan koperasi open loop.

“OJK juga memberikan pemahaman terkait kasus tindak pidana di sektor jasa keuangan keuangan yang pernah ramai pemberitaannya dimedia beberapa waktu lalu, hal ini menunjukkan peran OJK dalam menjaga stabilitas dan keamanan sektor jasa keuangan,”paparnya.

Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya Dr. H. Muhammad Yusuf, M.A.P, menyampaikan bahwa Universitas Muhammadiyah Palangka Raya berkomitmen mendukung pengembangan ekonomi syariah, khususnya di Kalimantan Tengah.

“Kuliah umum ini menjadi ajang penting untuk memahami perkembangan keuangan syariah, regulasi terbaru, dan inovasi di bidang ekonomi Islam,”terangnya.

Yusuf berharap, dengan peran strategis OJK dan kontribusi PT Pegadaian dalam sektor keuangan syariah, diharapkan para peserta memperoleh wawasan luas mengenai digitalisasi, investasi syariah, dan pelindungan konsumen.

“Mahasiswa pun didorong untuk aktif berdiskusi dan memanfaatkan ilmu yang diperoleh sebagai bekal dalam membangun ekonomi syariah di masa depan,”ujarnya.(Dhanny-Redaksi)


Share this Post