|
23
Nov
|
Pertamina Tegaskan Isu BBM Mengandung Etanol dapat Merusak Mesin adalah Hoaks |
kanalkalteng.com,Palangka Raya-PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyebutkan, isu yang mengatakan bahan bakar minyak (BBM) yang mengandung etanol dapat merusak mesin adalah tidak benar (hoaks).
Baca juga: Ramainya, Peracunan Udang di Sungai Mentaya Jadi Perhatian Dinas Perikanan Kotim
Penegasan itu dikatakan Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun.
“Kami mengklarifikasi atas isu etanol yang beredar di masyarakat. Penggunaan etanol sebagai campuran dalam BBM merupakan upaya pemerintah untuk menggunakan energi bersih dan mendorong kemandirian energi,”ujarnya dalam keterangan tertulis.
“Kami selalu memastikan bahwa seluruh produk BBM, termasuk Pertalite, telah melalui proses pemeriksaan dan memenuhi spesifikasi sesuai ketentuan Pemerintah sehingga masyarakat tidak perlu khawatir menggunakan produk Pertalite,” tambah Edi, Sabtu (22/11/2025).
Menyinggung terjadinya antrean BBM Pertamax di sejumlah SPBU di Kota Palangka Raya dan antisipasi di beberapa wilayah Kalimantan Tengah lainnya, dijelaskannya, kondisi ini terjadi disebabkan oleh keterlambatan kedatangan kapal suplai Pertamax di Fuel Terminal (FT) Pulang Pisau yang menjadi titik suplai utama untuk wilayah Palangka Raya.
“Ini terjadi akibat kendala cuaca, serta peningkatan konsumsi produk Pertamax Series di masyarakat,”terangnya.
“Jadi antrian di wilayah Palangka Raya ini tidak terkait dengan isu kuota BBM. Sebab kuota untuk jenis BBM tertentu dan penugasan atau subsidi di wilayah Palangka Raya dan Kalimantan Tengah diproyeksikan mencukupi hingga akhir tahun,”tambahnya.
Ditambahkan Edi, penyaluran harian Pertamax di Kota Palangka Raya selama November 2025 berada di angka rata-rata 112 KL per hari, dan pemenuhan kebutuhan tersebut terus diupayakan untuk dipenuhi.
“Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Palangka Raya yang telah mengadakan Rapat Pembahasan Ketersediaan dan Distribusi BBM untuk menjaga kondisi tetap terkendali pada awal pekan ini,”ujarnya. (DHANNY-OR1)