Header Buaya Terjerat jaring  Warga di Ujung Pandaran Dikembalikan ke Habitatnya

Buaya yang terjerat jaring nelayan di Ujung Pandaran. (foto Ist)

Buaya Terjerat jaring Warga di Ujung Pandaran Dikembalikan ke Habitatnya

kanalkalteng.com , SAMPIT – Setelah beberapa hari terikat di kawasan Pantai Ujung Pandaran, seekor buaya akhirnya dipindahkan dan dilepas ke Sungai Bengamat pada Selasa (3/3/2026) malam. Keputusan tersebut diambil melalui musyawarah antara pemerintah desa dan warga setempat dengan mempertimbangkan aspek keselamatan.

Baca juga: Viral, Video Rusa Dipelihara Warga Sampit

Kepala Desa Ujung Pandaran, Taufik, menjelaskan lokasi pelepasan berada sekitar enam kilometer dari permukiman penduduk. Kawasan itu dinilai lebih aman serta sesuai dengan habitat alami satwa liar tersebut.

“Kami sepakat melepasnya ke Sungai Bengamat karena lokasinya jauh dari aktivitas warga. Itu memang wilayah alaminya,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa buaya tersebut mati akibat terlalu lama terikat. Pemerintah desa bahkan menyiapkan skenario penguburan jika satwa itu benar-benar tidak bernyawa. Namun setelah dicek kembali, kondisinya masih hidup sehingga diputuskan untuk dikembalikan ke alam.

Menurut Taufik, langkah itu diambil untuk mencegah potensi konflik antara manusia dan buaya. Kawasan pantai menjadi lokasi aktivitas nelayan dan tempat bermain anak-anak, sehingga dinilai berisiko jika predator tersebut tetap berada di sekitar area tersebut.

“Kami tidak ingin ambil risiko. Di pantai itu ada nelayan, ada warga yang beraktivitas. Jadi lebih baik dipindahkan,” katanya.

Buaya tersebut sebelumnya terjerat jaring nelayan pada Jumat (27/2/2026). Karena letaknya dekat daratan, hewan itu kemudian diikat agar tidak bergerak bebas dan diletakkan di bawah pohon cemara. Keberadaannya sempat menarik perhatian warga dan menjadi tontonan.s Polresta Palangka Raya untuk proses sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.(red)


Share this Post