|
02
Dec
|
Jelang Nataru Angka Pelanggaran Lalulintas di Kalteng Meningkat |
kanalkalteng.com , Palangka Raya - Berdasarkan catatan Ditlantas, penindakan pada Operasi Zebra tahun 2024 berjumlah 8.444 kasus. Sedangkan Tahun 2025 jumlahnya melonjak menjadi 13.006 kasus atau meningkat lebih dari 54 persen.
Baca juga: Wakapolda Kalteng Tegaskan Perlindungan Paru-paru Dunia dari Ancaman Api
Kenaikan terbesar berasal dari penindakan berbasis teknologi melalui sistem ETLE. Dari ETLE statis naik dari 17 menjadi 137 kasus. Kemudian dari ETLE mobile meningkat dari 176 menjadi 226 kasus.
Namun di sisi lain, tilang manual turun drastis dari 2.346 kasus menjadi 53 kasus. Teguran juga melonjak dua kali lipat lebih, dari 5.905 menjadi 12.590 teguran.
“Peningkatan ini mencerminkan mobilitas masyarakat yang kian tinggi memasuki akhir tahun. Dan ini menjadi sinyal bagi kami perlunya pengawasan maksimal di sejumlah ruas jalan vital.”ujar Kabag Binopsnal Dirlantas Polda Kalteng, AKBP Suwarno kepada wartawan, Selasa (2/12/2025),
Dikatakannya, hasil temuan ini menjadi evaluasi penting bagi Direktorat Lalu Lintas Polda Kalteng untuk merancang pola pengamanan yang lebih kuat menjelang Operasi Lilin Telabang pada Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Data ini menunjukkan aktivitas masyarakat bergerak naik. Itu sebabnya kami mempersiapkan langkah pengamanan yang lebih terukur untuk menghadapi arus libur Nataru,” tambahnya.
Meski demikian, kata dia, pelanggaran berdasarkan jenis kendaraan justru menurun. Pelanggar roda dua turun dari 1.669 menjadi 245 kasus, sedangkan roda empat turun dari 848 menjadi 171 kasus.
Selama operasi berlangsung, 49 kejadian kecelakaan tercatat dengan 15 korban meninggal dunia.
Pada periode yang sama tahun sebelumnya terdapat 47 kecelakaan dengan 12 korban meninggal, sehingga terjadi peningkatan baik dari sisi jumlah kejadian maupun korban jiwa.
“Situasi ini mengingatkan kami bahwa pengawasan harus lebih intensif. Personel akan ditempatkan pada titik rawan dan penggunaan ETLE akan diperluas untuk menekan risiko kecelakaan,” imbuhnya.
Penulis : Heriyanto
Editor : Surya S