|
20
Jan
|
Awal Tahun 2026 Karhutla di Kalteng, Luas Areal Terbakar 20,76 Ha |
kanalkalteng.com , Palangka Raya-Hingga tanggal 18 Januari 2026, dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng sudah ada 16 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan luasan terbakar sekitar 20,76 hektar.
Baca juga: BBM Non-Subsidi Melonjak Tajam, Pengguna di Sampit Kian Tertekan
Kepala Bidang BPBD Kalteng, Indra Wiratama mengatakan, secara keseluruhan, tercatat sebanyak 18 kejadian bencana di Kalteng sejak awal tahun. Karhutla menjadi bencana yang paling mendominasi dengan jumlah 16 kejadian.
Sementara itu, bencana lain seperti tanah longsor, abrasi, gempa bumi, dan kekeringan tercatat nihil atau nol kejadian,” ujarnta, Selasa (20/1/2026).
Berdasarkan Laporan Harian Pusat Pengendalian dan Operasional Pengendalian Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten/Kota se-Kalteng, Kota Palangka Raya menjadi wilayah dengan frekuensi bencana karhutla tertinggi, yaitu 8 kejadian.
Indra menjelaskan, bahwa
“Sseiring dengan makin panasnya cuaca, hampir seluruh daerah di Kalteng rawan terjadi bencana karhutla. Daerah rawan karhutla terutama wilayah selatan Provinsi Kalteng dan daerah bergambut. Faktor iklim seperti el nino juga turut memengaruhi potensi tingginya karhutla.
“Hampir seluruh wilayah Kalteng rawan karhutla terutama daerah selatan, untuk sekarang akibat pengaruh El Nino lemah,” tambahnya.
Adapun daerah-daerah yang rawan terjadi karhutla karena kondisi lahannya yang gambut itu, antara lain seperti Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Sukamara.
Penulis : Surya S
Editor : Karana W