|
29
Aug
|
4 Helikopter Water Bombing dan 2 Helikopter Patroli, Padamkan Karhutla di Kalteng |
Palangka Raya, Kanalkalteng.com – Hingga saat ini Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengoperasikan empat helikopter water bombing. Armada helikopter ini difokuskan menjatuhkan air pada titik-titik yang dinilai strategis, termasuk kawasan Center of Gravity atau daerah yang vital untuk dilindungi dari kabut asat akibat kebakaran lahan di Palangka Raya.
Baca juga: Faridawaty Serap Aspirasi di SMKN 5 Palangka Raya
Selain itu Satgas Udara BPBD kalteng juga mengoperasikan dua helikopter patroli, satu helikopter untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), serta satu pesawat Casa 212 untuk mendukung pelaksanaan OMC.
“Operasi water bombing saat ini kita arahkan terutama untuk mengamankan Center of Gravity di Palangka Raya, sehingga dampak karhutla tidak sampai mengganggu operasional penerbangan di Bandara Tjilik Riwut,”kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah Ahmad Toyib menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Sabtu (29/8/2026).
Sebenarnya kata Ahmad Toyib , Kalteng memperoleh dukungan helikopter Black Hawk untuk memperkuat operasi water bombing dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun, saat ini unit tersebut belum dapat dioperasikan karena mengalami kerusakan mesin dan masih menunggu suku cadang dari luar negeri.
“Black Hawk ini merupakan salah satu dukungan untuk memperkuat operasi water bombing. Saat ini memang belum operasional karena mengalami kerusakan mesin dan masih menunggu suku cadang,” ujar Ahmad.
Ia menjelaskan, proses pengadaan suku cadang membutuhkan waktu karena Black Hawk memiliki spesifikasi militer Amerika Serikat. Kondisi tersebut membuat pemenuhan kebutuhan teknisnya harus melalui prosedur dan perizinan tertentu. (Redaksi)