Header Akibat Angin Kencang Dan Hujan,  Dua Rumah Warga Ambruk  di Kotim

Rumah warga di Jalan Madiun Ngawi RT 40/RW 14, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang roboh akibat Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Kotim, Rabu (4/2/2026) Foto: BPDB Kotim

Akibat Angin Kencang Dan Hujan, Dua Rumah Warga Ambruk di Kotim

kanalkalteng.com , Sampit - Hujan deras yang disertai angin kencang menerjang Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (4/2/2026) sore, dan menyebabkan dua rumah warga di kawasan Sawahan roboh hingga tak tersisa bentuk. Peristiwa itu terjadi di Jalan Madiun Ngawi RT 40/RW 14, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Baca juga: Remaja Tabrak Truk Tronton Parkir di Mahir Mahar Km 19 Palangka Raya

Bangunan semi permanen milik dua keluarga tersebut tak mampu menahan terjangan angin ribut yang datang secara tiba-tiba. Dalam hitungan menit, seluruh struktur rumah runtuh dan rata dengan tanah, menyisakan puing-puing kayu dan atap yang berserakan.

Berdasarkan catatan alat pemantau BBMKG Haji Asan Sampit, kecepatan angin saat kejadian mencapai 20 knots, dengan karakter hembusan kuat dan tidak stabil yang dipicu awan Cumulonimbus (CB), jenis awan hujan yang kerap memicu cuaca ekstrem.

Dua rumah itu dihuni oleh keluarga Zainal dan Hamid. Zainal tinggal bersama istri dan anaknya yang masih berusia dua tahun, sementara Hamid tinggal dengan istri yang tengah hamil. Saat kejadian, sebagian penghuni masih berada di dalam rumah.

Zainal sendiri sedang berada di tempat kerja di kawasan kilometer 35. Ia mengetahui musibah tersebut setelah menerima kabar dari keluarga dan warga sekitar.

Istri dan anaknya sempat berada di dalam rumah ketika angin datang. Mereka keluar karena merasakan bangunan bergoyang hebat. Beberapa saat kemudian, rumah yang telah berdiri sejak 2017 itu langsung ambruk.

Akibat peristiwa tersebut, seluruh bangunan hancur. Perabot rumah tangga, perlengkapan kerja, hingga sebuah sepeda motor ikut tertimpa reruntuhan material kayu. Nilai kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Pemerintah daerah melalui Wakil Bupati Kotim, Irawati, bersama Dinas Sosial meninjau langsung lokasi bencana pada Kamis (5/2/2026). Dalam kunjungan itu, pemerintah menyerahkan bantuan darurat berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya.

Terkait kemungkinan pembangunan kembali rumah, Irawati menegaskan bahwa bantuan fisik tetap harus mengikuti mekanisme dan aturan yang berlaku.

“Pemerintah ingin membantu, tetapi semua harus sesuai ketentuan administrasi dan regulasi,” katanya.

Penulis : Surya S

Editor   : Karana W

Share this Post