|
14
Apr
|
Dapur Warga di Jalan G.S Rubay Palangka Raya , Hangus Terbakar |
kanalkalteng.com , Palangka Raya – Kebakaran melanda sebuah rumah di Jalan G.S Rubai Gang Masi Arep, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sabangau, Palangka Raya , Selasa (14/4/2026) siang. Peristiwa tersebut mengakibatkan bagian dapur rumah milik warga hangus terbakar.
Baca juga: UPR Klarifikasi Isu Selisih Rp10 Miliar, Tegaskan Bukan Kerugian Negara
Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya sekitar pukul 11.54 WIB. Petugas langsung bergerak ke lokasi dan tiba dalam waktu kurang lebih 12 menit untuk melakukan penanganan.
Rumah yang terbakar diketahui milik Mariani Sinaga. Kebakaran ini berdampak pada satu kepala keluarga dengan tiga jiwa, namun tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa.
Jafung Analis Kebakaran Ahli Muda Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto, menyampaikan bahwa api pertama kali ditangani oleh petugas dengan fokus pada titik kebakaran.
“Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas ke bagian rumah lainnya,” ujarnya.
Proses pemadaman melibatkan Regu II Mako Damkar dengan dukungan sejumlah armada, di antaranya Hino Ayaxx, Hino Ziegler, serta unit rescue. Pemadaman juga dibantu berbagai unsur seperti relawan, TNI, Polri, hingga instansi terkait lainnya.
“Pemadaman dilakukan dengan memanfaatkan suplai air dari armada serta sumber air di sekitar lokasi,” jelas Sucipto.
Dari keterangan saksi, api diduga berasal dari bagian belakang rumah atau dapur, bahkan sempat terdengar dua kali ledakan sebelum api membesar. Warga sekitar juga berupaya membantu memadamkan api serta menyelamatkan barang-barang milik korban.
“Informasi dari saksi, api muncul dari area dapur dan sempat terdengar suara ledakan, namun hal ini masih perlu didalami,” tambahnya.
Petugas berhasil mengendalikan api sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah itu dilakukan pendinginan serta pendataan terhadap kondisi bangunan dan lingkungan sekitar.
Sucipto mengatakan, penyebab pasti kebakaran hingga saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
“Untuk penyebabnya masih dalam proses penyelidikan, kami belum bisa memastikan sumber api,” tegasnya.
Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta. Sementara itu, petugas juga menghadapi kendala berupa akses jalan yang sempit dan kondisi jalan yang masih berupa timbunan tanah.
“Kendala di lapangan cukup menantang, terutama akses menuju lokasi, namun penanganan tetap berjalan lancar berkat kerja sama semua pihak,” pungkasnya.(Redaksi)