|
16
Sep
|
Kesbangpol Waspadai Potensi Konflik dan Isu SARA |
Muara Teweh – kanalkalteng.com, Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperkuat sistem deteksi dini terhadap berbagai potensi persoalan sosial yang dapat mengganggu kondusivitas daerah. Kesbangpol Barito Utara menggandeng Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk memperkuat pemantauan di tengah masyarakat.
Baca juga: Pertamina Memperkuat Pelayanan dan Siapkan Prioritas Pengiriman BBM ke Puruk Cahu
Kepala Kesbangpol Barito Utara Rayadi mengatakan, ketiga forum tersebut memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan dinamika sosial masyarakat. Koordinasi diperlukan agar berbagai informasi dan persoalan yang berkembang dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
“Koordinasi dan komunikasi ini penting untuk menyamakan persepsi, khususnya terkait tugas dan fungsi masing-masing, sekaligus mengevaluasi dan menyinkronkan program kerja maupun kebijakan daerah,” kata Rayadi saat rapat bersama FPK, FKDM dan FKUB di Aula Kesbangpol Barito Utara, Rabu (16/9/2026).
Menurutnya, kewaspadaan dini perlu terus ditingkatkan untuk mengantisipasi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan (ATHG) serta berbagai isu faktual yang berkembang di masyarakat. Informasi dari forum-forum tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya pemerintah merespons persoalan sebelum berkembang menjadi konflik.
Selain deteksi dini, Kesbangpol juga menaruh perhatian pada penguatan kerukunan antarumat beragama. Potensi persoalan yang berkaitan dengan isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) perlu diantisipasi melalui komunikasi dan koordinasi yang intensif antarunsur masyarakat.
“Pembauran kebangsaan juga perlu terus diperkuat dengan mempererat integrasi sosial dan kerukunan antarsuku serta golongan masyarakat di daerah,” jelasnya.
Rayadi menambahkan, pembinaan dan kerja sama dengan FPK, FKDM dan FKUB juga mencakup sinkronisasi program serta pengelolaan dukungan atau hibah yang berkaitan dengan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ia berharap sinergi tersebut tidak sebatas forum koordinasi, tetapi mampu memperkuat jaringan kewaspadaan sosial di Barito Utara. Dengan komunikasi yang berjalan baik, berbagai potensi persoalan di masyarakat diharapkan dapat diketahui lebih awal dan ditangani sebelum menimbulkan gangguan terhadap kondusivitas daerah. (Redaksi )