Header Anggota DPRD Kalteng Usulkan Rumah Sakit Rujukan tipe B Dibangun diwilayah  DAS Barito

Anggota DPRD Kalteng, Purdiono. (Foto: Ist).

Anggota DPRD Kalteng Usulkan Rumah Sakit Rujukan tipe B Dibangun diwilayah DAS Barito

Palangka Raya, kanalkalteng.com - Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Purdiono, mengusulkan pembangunan rumah sakit rujukan tipe B di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito guna memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Baca juga: Kecelakaan di Kalteng Turun, 61 Orang Meninggal dalam Tiga Bulan

"Kami berharap di wilayah DAS Barito dibangun rumah sakit tipe B sebagai fasilitas rujukan agar pelayanan kesehatan lebih mudah dijangkau masyarakat," katanya, Jumat (3/7/2026).

Menurutnya, masyarakat di kawasan DAS Barito masih menghadapi keterbatasan layanan kesehatan karena fasilitas rumah sakit yang tersedia belum mampu menangani kasus-kasus yang membutuhkan pelayanan lanjutan.

Kondisi tersebut menyebabkan banyak pasien harus dirujuk ke RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, meski jarak tempuh cukup jauh dan kapasitas rumah sakit rujukan juga terbatas.

"Pelayanan kesehatan di sana masih terbatas. Ketika dirujuk ke RSUD Doris Sylvanus juga sering terkendala jarak maupun ketersediaan ruang perawatan," ucapnya.

Ia menilai keberadaan rumah sakit tipe B di kawasan DAS Barito akan mempercepat proses rujukan sekaligus mengurangi beban pelayanan di RSUD Doris Sylvanus.

Selain meningkatkan kualitas layanan kesehatan, pembangunan rumah sakit tersebut juga dinilai dapat mewujudkan pemerataan akses kesehatan bagi masyarakat di wilayah barat Kalimantan Tengah.

"Pemerataan pelayanan kesehatan harus menjadi perhatian agar masyarakat di seluruh daerah memperoleh pelayanan yang sama," ujarnya.

Purdiono mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Barito Timur telah menyiapkan lahan sebagai bentuk kesiapan apabila rencana pembangunan rumah sakit tersebut dapat direalisasikan.

"Kami berharap pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dapat memberi perhatian terhadap usulan ini. Meski kemampuan fiskal daerah masih terbatas, kebutuhan layanan kesehatan masyarakat harus tetap menjadi prioritas," pungkasnya.( Redaksi)

Share this Post