Header Antisipasi Henti Jantung Mendadak, Tim Medis RS Bhayangkara Palangka Raya Gelar Simulasi

Simulasi Code Blue yang dilaksanakan di halaman Gedung Presisi RS Bhayangkara Palangka Raya, Rabu (7/10/2026). (Foto: Ist)

Antisipasi Henti Jantung Mendadak, Tim Medis RS Bhayangkara Palangka Raya Gelar Simulasi

Palangka Raya, Kanalkalteng.com  – Skenario pasien yang mendadak mengalami kondisi kritis atau henti jantung menjadi ujian kesiapan tenaga medis Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya.

Baca juga: Kapolda Kalteng Imbau Masyarakat Kurangi Aktivitas di Luar Saat Kualitas Udara Menurun

Melalui simulasi Code Blue, petugas melatih kecepatan respons dan koordinasi agar pertolongan dapat diberikan secara tepat saat kegawatdaruratan benar-benar terjadi.

Simulasi berlangsung di halaman Gedung Presisi RS Bhayangkara Palangka Raya usai apel pagi, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan melibatkan tenaga medis dan tenaga kesehatan terkait untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di lingkungan rumah sakit.

Rangkaian latihan dimulai dari identifikasi kondisi pasien, aktivasi Code Blue, dan pemanggilan tim. Petugas kemudian mempraktikkan bantuan hidup dasar serta resusitasi, sebelum mengevaluasi penanganan yang telah dilakukan.

Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, melalui Kepala RS Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya AKBP dr. Anton Sudarto, mengatakan, simulasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemampuan petugas menghadapi kondisi yang membutuhkan tindakan cepat, tepat, dan terkoordinasi.

”Melalui simulasi ini, seluruh petugas diharapkan memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, sehingga ketika terjadi kondisi kegawatdaruratan, respons dapat diberikan secara cepat, tepat, efektif, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ungkap Anton.

Latihan tersebut tidak hanya mengasah keterampilan petugas dalam memberikan pertolongan.

Efektivitas sistem Code Blue yang diterapkan di rumah sakit juga dievaluasi, mulai dari mekanisme komunikasi dan kecepatan aktivasi tim hingga kesiapan peralatan kegawatdaruratan.

Koordinasi antarpetugas turut menjadi perhatian untuk memastikan setiap tahapan penanganan pasien berjalan sesuai prosedur dan pembagian tanggung jawab.

Melalui simulasi berkala, RS Bhayangkara Palangka Raya berkomitmen meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, mutu pelayanan, dan keselamatan pasien. Upaya itu diarahkan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, cepat, aman, serta berkualitas kepada masyarakat.

Penulis: Yanti

Editor  : Surya

Share this Post