|
20
Sep
|
Pelajar SD di Antang Kalang Tewas Diduga Tertembak PCP, Polisi Kejar Terduga Pelaku |
Sampit – Suasana di kawasan mess karyawan perkebunan kelapa sawit di Desa Tumbang Sepayang, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendadak geger.
Baca juga: Diburu hingga Dini Hari, Terduga Pelaku Penembakan Pelajar di Tumbang Sepayang Akhirnya Diamankan
Seorang pelajar sekolah dasar (SD) berusia 13 tahun berinisial Rvl meninggal dunia setelah diduga terkena tembakan senjata jenis PCP (Pre-Charged Pneumatic), Sabtu, (19/9/2026).
Peristiwa tersebut diduga terjadi ketika seorang karyawan perkebunan berinisial Ss sedang mencoba senjata PCP milik tetangganya.
Informasi yang dihimpun, saat senjata tersebut dicoba, diduga masih terdapat peluru di dalamnya. Senjata kemudian meletus dan mengenai Rvl yang diketahui masih duduk di kelas V SD.
Korban mengalami luka tembak di bagian bawah ketiak. Setelah kejadian, korban langsung dibawa ke Puskesmas Santuai untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Jenazah korban kemudian menjalani proses visum untuk kepentingan penyelidikan.
Seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan, terduga pelaku meninggalkan lokasi setelah kejadian. Warga menduga Ss pergi karena ketakutan.
“Pelaku sepertinya lari karena takut, istrinya ada saja. Sepertinya kejadiannya di sekitar mess karyawan,” kata warga tersebut.
Sementara itu, sumber kepolisian membenarkan bahwa aparat masih melakukan pengejaran terhadap Ss yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.
“Saat ini kita sedang lakukan pengejaran terhadap pelaku. Pelaku ini diduga ketakutan sehingga lari,” beber sumber kepolisian.
Polisi kini masih mendalami peristiwa tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap secara pasti kronologi kejadian, termasuk bagaimana senjata PCP tersebut dapat meletus hingga mengenai korban.
Hingga berita ini ditulis, keberadaan Ss masih dalam pencarian polisi. Kasus tersebut selanjutnya ditangani kepolisian untuk memastikan penyebab serta kronologi lengkap insiden yang merenggut nyawa pelajar tersebut.
Penulis : Deviana
Editor : Surya