|
31
Jul
|
Pertamina: Pendataan QR Code Pertalite Bukan Untuk Pembatasan |
kanalkalteng.com, Palangka Raya-Setelah diterapkan di 41 Kota dan Kabupaten sejak Juli 2023, Pertamina Patra Niaga kembali memperluas wilayah pendataan QR Code Pertalite untuk kendaraan roda 4 secara bertahap di berbagai wilayah di Indonesia.
Baca juga: Kapolda Kalteng Imbau Masyarakat Kurangi Aktivitas di Luar Saat Kualitas Udara Menurun
Arya Yusa Dwicandra, Area Manager Communication & CSR Kalimantan menegaskan, pendataan ini bukan merupakan pembatasan, namun diharapkan dapat membantu pemerintah mengetahui pengguna subsidi BBM .
Pendataan pengguna Pertalite ini untuk mencatat transaksi BBM penugasan secara lebih baik dan transparan. Hal Ini kata dia mengingat adanya anggaran kompensasi yang diberikan Pemerintah untuk produk Pertalite.
“Pendataan ini diharapkan bisa meminimalisir indikasi kecurangan atau penyalahgunaan BBM subsidi di lapangan,”imbuh Arya dalam keterangan tertulis, Kamis (31/7/2024).
Untuk diketahui, perluasan wilayah ini dilakukan secara bertahap mulai di 190 kota/kabupaten wilayah Jawa Madura Bali (Jamali) dan sebagian Non Jamali, kemudian untuk provinsi lainnya atau sebanyak 283 kota/kabupaten lainnya akan menyusul di tahap berikutnya.
“Untuk Provinsi Kalimantan Tengah masuk tahap berikutnya sekitar bulan September dan Oktober,”ujar Arya
Data Pertamina menyebutkan, hingga awal Juli 2024, tercatat lebih dari 4,6 juta pengguna Pertalite sudah mendaftar QR Code.(DHANN-OR2)