|
15
Jul
|
Warga Kotim Di Imbau Waspadai Penyakit Diare dan ISPA di Musim Kemarau |
Sampit, Kanalkalteng.com - Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diimbau untuk tetap waspada terhadap penyakit yang sering muncul pada musim kemarau, khususnya diare dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Baca juga: Dua Karyawan Tertangkap Memanen Sawit 917 Kilogram TBS
Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi, mengatakan bahwa kondisi cuaca panas, kering, dan meningkatnya debu menjadi pemicu utama gangguan kesehatan, terutama pada anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya.
“Untuk mencegah kedua penyakit tersebut, masyarakat diimbau menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS),” ujarnya, Rabu, 15 Juli 2026.
Menurut Umar, diare merupakan gangguan pencernaan yang ditandai dengan frekuensi buang air besar lebih dari tiga kali sehari, biasanya disertai tinja cair, sakit perut, mual, muntah, dan badan lemas. Sedangkan ISPA adalah infeksi pada saluran pernapasan atas dengan gejala pilek, hidung tersumbat, batuk, radang tenggorokan, demam ringan, hingga sesak napas pada kondisi yang lebih berat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pencegahan penyakit ini memerlukan penerapan pola hidup sehat.
“Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, mengonsumsi air bersih dan makanan matang, memakai masker saat beraktivitas di luar rumah atau di tempat berdebu, menjaga kebersihan lingkungan dan sirkulasi udara rumah, serta menjaga daya tahan tubuh dengan istirahat cukup, konsumsi gizi seimbang, olahraga rutin, dan terpenuhinya kebutuhan cairan,” paparnya.
Umar juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menunda pemeriksaan ke fasilitas kesehatan apabila gejala penyakit sudah serius.
“Penderita diare perlu segera mendapatkan penanganan jika diare berlangsung lebih dari dua hari, disertai darah pada tinja, muntah terus-menerus, atau menunjukkan tanda-tanda dehidrasi seperti mulut kering, berkurangnya frekuensi buang air kecil, mata cekung, dan tubuh lemas,” jelas Umar.
Sedangkan penderita ISPA harus segera diperiksa medis apabila mengalami demam tinggi lebih dari tiga hari, batuk yang semakin parah, sesak napas, sulit makan atau minum, serta tubuh sangat lemas atau mengantuk terus-menerus.
Ia menegaskan bahwa pencegahan adalah langkah terbaik untuk mengurangi risiko penyakit selama musim kemarau.
“Masyarakat diharapkan tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar kesehatan keluarga tetap terjaga selama periode cuaca kering ini,” tutupnya.
Penulis: Deviana
Editor : Surya