Header DPRD Kalteng Nilai Pemadaman Listrik Ganggu Aktivitas Masyarakat Hingga Pelayanan Publik

Sekretaris Komisi II DPRD Kalteng, Hero Harapanno Mandouw. (Foto: Ist)

DPRD Kalteng Nilai Pemadaman Listrik Ganggu Aktivitas Masyarakat Hingga Pelayanan Publik

Palangka Raya, kanalkalteng.com - Sekretaris Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Hero Harapanno Mandouw menilai pemadaman listrik bergilir yang kembali terjadi di sejumlah wilayah telah mengganggu aktivitas masyarakat hingga pelayanan publik.

Baca juga: Polda Kalteng Produksi 1.607 Jerigen X-Fire untuk Percepat Pemadaman Karhutla Gambut

"Beberapa hari terakhir kembali terjadi pemadaman listrik tanpa kepastian jadwal maupun informasi yang jelas kepada masyarakat. Padahal listrik merupakan kebutuhan dasar," katanya, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, pemadaman yang terjadi tidak hanya berdampak pada aktivitas rumah tangga, tetapi juga menghambat berbagai layanan yang bergantung pada pasokan listrik. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian serius.

Hero menegaskan masyarakat telah memenuhi kewajibannya dengan membayar tagihan listrik tepat waktu. Karena itu, penyedia layanan juga harus memberikan informasi yang transparan serta bertanggung jawab atas gangguan pelayanan yang terjadi.

"Selama ini masyarakat selalu membayar tagihan listrik sesuai pemakaian. Ketika terjadi pemadaman seperti sekarang, masyarakat juga berhak memperoleh penjelasan yang jelas dari PLN," ujarnya.

Komisi II DPRD Kalteng, lanjut Hero, akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan pimpinan dan anggota komisi sebelum menentukan langkah lanjutan. Salah satu opsi yang dipertimbangkan ialah memanggil pihak PLN melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Selain itu, ia menilai Kalimantan Tengah perlu memiliki sistem kelistrikan yang lebih kuat agar tidak terus menghadapi persoalan serupa. Potensi sumber daya yang dimiliki daerah seharusnya dapat mendukung penguatan pasokan listrik.

"Kita memiliki potensi sumber daya yang besar. Ke depan perlu dipikirkan pembangunan pembangkit listrik di Kalimantan Tengah agar kejadian seperti ini tidak terus berulang," katanya.

Hero menambahkan dampak pemadaman paling dirasakan oleh fasilitas pelayanan publik, seperti rumah sakit dan kantor pemerintahan, yang membutuhkan pasokan listrik secara berkelanjutan untuk menjalankan pelayanan kepada masyarakat.

"Kami berharap PLN segera melakukan pembenahan sehingga pasokan listrik lebih andal dan masyarakat tidak lagi dirugikan akibat pemadaman yang berulang, terutama pelayanan di fasilitas umum yang harus tetap berjalan," tutup Hero. (Redaksi )

Share this Post