|
25
Aug
|
Api Nyaris Mendekati Kawasan Permukiman, Karhutla 1 Hektare di Palangka Raya Dipadamkan |
Palangka Raya, Kanalkalteng.com — Api membakar sekitar satu hektare lahan kosong di dekat kawasan permukiman Jalan Tampung Penyang 13 dan 14, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Selasa (25/8/2026). Personel Polsek Pahandut bersama tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran sekitar pukul 11.00 WIB sebelum api meluas ke area warga.
Baca juga: Kapolda Kalteng Ungkap Dua Pemuda Diduga Bakar 12 Titik Lahan di Kabupaten Pulang Pisau
Petugas bergerak setelah mendeteksi titik panas atau hotspot pada lahan yang berada di lingkungan permukiman tersebut. Semak belukar kering dan tiupan angin kencang sempat meningkatkan risiko api menjalar lebih luas.
Personel Polsek Pahandut kemudian berkoordinasi dengan Brimob, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah dan Kota Palangka Raya, serta unsur Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK).
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto, mengatakan sinergi lintas unsur menjadi kunci untuk mempercepat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Kami bersama seluruh unsur terkait berupaya maksimal melakukan pemadaman agar kebakaran tidak menjalar. Sinergi di lapangan sangat penting untuk mempercepat penanganan karhutla,” kata Iyudi, Selasa.
Gunakan Pompa hingga Sumur Bor Warga
Tim gabungan mengerahkan mesin pompa dan mobil tangki untuk menekan api. Sumber air dari sumur bor milik warga juga dimanfaatkan guna mendukung proses pemadaman di lokasi.
Api akhirnya dapat dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB. Petugas selanjutnya memastikan bara tidak kembali menyala di area lahan yang terbakar.
Polsek Pahandut juga berkoordinasi dengan Kelurahan Palangka untuk menelusuri informasi mengenai pemilik lahan. Langkah itu menjadi bagian dari tindak lanjut atas kebakaran yang terjadi dekat kawasan permukiman.
Respons cepat petugas diharapkan dapat mencegah karhutla menimbulkan dampak lebih luas terhadap lingkungan maupun keselamatan warga sekitar.
Penulis: Yanti
Editor : Gunawan