|
23
Jul
|
Pria di Cempaga Hulu Ditemukan Meninggal Dunia |
Sampit, Kanalkalteng.com — Tekanan penyakit yang tak kunjung sembuh diduga menjadi latar belakang berakhirnya hidup seorang pria di wilayah pedalaman Kotawaringin Timur. AH (48) ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di Perumahan Karyawan G6 PT NKU Estate SMME, Desa Tumbang Koling, Kecamatan Cempaga Hulu, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Baca juga: Dua Karyawan Tertangkap Memanen Sawit 917 Kilogram TBS
Laporan warga langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian. Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Cempaga Hulu IPDA Hendra Sopiyan Dalimunthe menjelaskan, personel piket segera menuju lokasi setelah menerima informasi kejadian tersebut.
“Personel Polsek Cempaga Hulu segera mendatangi lokasi dan menemukan korban dalam keadaan sudah meninggal dunia. Jenazah AH telah diturunkan dari gantungan dengan tali nilon berwarna hijau yang masih terikat di leher korban dan terpasang di kusen pintu,” ungkap Kapolsek.
Evakuasi jenazah dilakukan oleh pihak keluarga dengan memotong tali, disaksikan warga sekitar. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Keterangan keluarga mengungkapkan bahwa AH telah lama mengalami depresi akibat penyakit yang tidak kunjung sembuh. Kondisi tersebut disebut kerap membuat korban mengutarakan keinginan untuk mengakhiri hidupnya.
“Keterangan keluarga menyebutkan korban depresi karena penyakit yang dideritanya. Korban sering mengutarakan niat untuk mengakhiri hidup karena sakit yang berkepanjangan,” jelas IPDA Hendra.
Sikap keluarga disampaikan secara resmi kepada kepolisian. Adik kandung korban, SDM, mewakili pihak keluarga, meminta agar tidak dilakukan otopsi dan menyatakan tidak akan menempuh jalur hukum. Pernyataan tersebut telah dituangkan dalam surat resmi.
“Permintaan keluarga agar tidak dilakukan otopsi dan tidak menuntut secara hukum telah kami terima secara resmi,” tambahnya.
Prosesi pemandian hingga pemakaman jenazah selanjutnya dilaksanakan oleh keluarga sesuai adat dan ketentuan setempat.
Penanganan kasus masih berlanjut. Unit Reskrim Polsek Cempaga Hulu terus melakukan penyelidikan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi.
Penulis : Yanti
Editor : Surya