|
22
Oct
|
DPRD Kalteng Dorong Evaluasi Sektor Usaha BUMD |
kanalkalteng.com, PALANGKA RAYA – Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhajirin, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng untuk mengevaluasi sektor usaha Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), terutama yang bergerak di bidang perhotelan.
Baca juga: Kabut Asap Karhutla Menebal, Warga Diminta Pakai Masker Cegah ISPA
Ia menilai, sektor tersebut lebih tepat dikelola pihak swasta agar lebih efisien dan menguntungkan.
Menurutnya, perusahaan daerah sebaiknya fokus pada sektor yang benar-benar produktif dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
“Kalau dikelola swasta, peluang untung lebih besar. BUMD lebih baik diarahkan ke sektor yang punya potensi besar,” ujarnya, Rabu (22/10/2025).
Muhajirin mencontohkan, salah satu bidang usaha yang berpotensi dikembangkan adalah pabrik mini pengolahan CPO di wilayah dengan banyak petani sawit. Langkah tersebut dinilai dapat membantu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus menumbuhkan ekonomi daerah.
Ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada lagi alokasi penyertaan modal bagi dua BUMD milik Pemprov Kalteng.
“Untuk tahun ini tidak ada penyertaan modal lagi. Kita juga belum tahu seperti apa struktur APBD 2026 nanti,” terangnya.
Karena itu, ia berharap pemerintah daerah bersama kepala daerah di kabupaten dapat lebih aktif mencari bentuk usaha yang benar-benar menghasilkan dan tidak sekadar bertahan. Menurutnya, arah pengelolaan BUMD harus diarahkan pada kegiatan bisnis yang berorientasi profit dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Hasil usaha BUMD jangan hanya digunakan untuk menutupi gaji dan biaya operasional. Pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh agar badan usaha milik daerah bisa menjadi sumber pendapatan yang nyata,” tegas Muhajirin. (redaksi)