|
16
Aug
|
Pasca Bocah Tewas Tenggelam, Satpol PP Palangka Raya Larang Aktivitas di Gosong Sungai Kahayan |
Palangka Raya, Kanalkalteng.com – Gosong atau daratan baru yang muncul akibat surutnya Sungai Kahayan di kawasan Pelabuhan Rambang kini dipasang papan larangan.
Baca juga: Status Tanggap Darurat Karhutla di Palangka Raya Diperpanjang hingga 8 September
Satpol PP Kota Palangka Raya mengambil langkah itu setelah seorang anak dilaporkan tenggelam saat bermain di kawasan tersebut, Minggu (9/8/2026).
Permukaan sungai yang menyusut membuat sejumlah bagian Sungai Kahayan tampak seperti daratan.
Area gosong itu kerap dimanfaatkan warga untuk memancing dan menjadi lokasi bermain anak-anak.
Kondisi tersebut justru menyimpan risiko. Dasar sungai yang tampak dangkal tidak menjamin seluruh bagian perairan aman, karena kedalaman air berubah-ubah dan arus Sungai Kahayan tetap berpotensi membahayakan, terutama bagi anak-anak dan remaja yang bermain atau berenang.
Satpol PP Kota Palangka Raya bersama pihak Kecamatan Pahandut memasang papan imbauan sekaligus larangan beraktivitas pada empat titik di sekitar Pelabuhan Rambang.
Langkah ini ditempuh untuk mencegah warga mengambil risiko di tengah perubahan kondisi sungai akibat surutnya air.
Kepala Satpol PP Kota Palangka Raya Berlianto menegaskan, kemunculan daratan akibat penyusutan debit air tidak boleh dijadikan patokan bahwa kawasan tersebut aman untuk berenang.
”Jangan karena melihat air surut dan ada daratan yang muncul kemudian menganggap aman untuk berenang. Kondisi kedalaman air tidak merata dan arus sungai tetap harus diwaspadai,” kata Berlianto, Sabtu (15/8/2026).
Peringatan itu semakin relevan setelah seorang anak warga tenggelam di kawasan Pelabuhan Rambang pada Minggu (9/8/2026). Korban dilaporkan tenggelam ketika bermain bersama sejumlah rekannya.
Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Satpol PP meminta masyarakat mematuhi larangan yang telah dipasang.
Orang tua juga diimbau meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang bermain di sekitar tepian sungai.
”Utamakan keselamatan. Jangan sampai kejadian yang sama kembali terulang,” pungkasnya.
Penulis: Yanti
Editor : Surya