Header Disdik Kalteng Diminta Perkuat Fasilitas Pendukung Digitalisasi Pembelajaran

Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran. (Foto: Ist).

Disdik Kalteng Diminta Perkuat Fasilitas Pendukung Digitalisasi Pembelajaran

Palangka Raya, kanalkalteng.com  - Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Tomy Irawan meminta Dinas Pendidikan Provinsi setempat untuk memperkuat fasilitas pendukung digitalisasi pembelajaran di daerah ini.

Baca juga: Pertamina Bantu Pompa Pemadam Kebakaran Dukung Penanganan Karhutla di Palangka Raya

"Digitalisasi pembelajaran yang sekarang ini digenjot, seperti penggunaan papan tulis interaktif masih terkendala di sejumlah daerah, khususnya berkaitan dengan masalah keterbatasan jaringan listrik dan internet," katanya, Rabu (28/1/2026).

Dia mengungkapkan, kondisi tersebut terjadi di Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas dan si Buntoi, Kabupaten Pulang Pisau.

Pemerintah provinsi melalui Dinas Pendidikan sebelumnya sudah berupaya mengatasi kendala tersebut dengan menyiapkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), dan pengadaan Starlink untuk kebutuhan jaringan internet.

"Papan tulis interaktif inikan sepaket dengan PLTS dan Starlink, namun kemarin sempat juga terkendala karena Starlink-nya sempat drop, sempat tidak diadakan. Inilah yang kemudian yang harus disikapi lagi," ucapnya.
Ketergantungan perangkat tersebut dengan ketersediaan jaringan listrik dan internet harus menjadi perhatian pemerintah, terlebih soal penerapan digitalisasi pembelajaran ini menjadi transformasi pendidikan yang wajib dipenuhi.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengharapkan pemerintah provinsi maupun kabupaten menetapkan skala prioritas supaya kekurangan ataupun kendala di bidang pendidikan bisa sepenuhnya teratasi.

"Inikan supaya anak-anak yang sekolah di daerah mendapat materi pembelajaran yang sama dengan di kota, sehingga soal kendala-kendala itu jangan sampai terjadi," ujarnya.

Selain itu, Tomy juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga pendidik agar mampu mengoperasikan perangkat digital secara optimal dalam proses belajar mengajar. Menurutnya, keberadaan sarana pendukung harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia, sehingga pemanfaatan teknologi benar-benar efektif dan tidak sekadar menjadi formalitas.

"Guru-guru juga perlu diberikan pelatihan berkelanjutan supaya mampu memanfaatkan teknologi pembelajaran secara maksimal, sehingga tujuan digitalisasi ini benar-benar tercapai dan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan," pungkasnya. (Redaksi )

Share this Post