Header Hindari Pikap Belok di Jalan HM Arsyad, Pegawai PLN Tewas Terlindas Truk Tanah

Ilustrasi (Ist)

Hindari Pikap Belok di Jalan HM Arsyad, Pegawai PLN Tewas Terlindas Truk Tanah

Sampit, Kanalkalteng.com – Perjalanan Danil Octara Purwandi (37) berakhir tragis di Jalan HM Arsyad, jalur menuju Desa Sumber Makmur, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur. Pengendara sepeda motor yang diketahui bekerja sebagai pegawai PT PLN Nusa Daya itu meninggal dunia dalam kecelakaan yang melibatkan sebuah pikap dan truk pengangkut tanah, Rabu (23/9/2026) siang.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi, warga Kecamatan Baamang itu diduga terjatuh ke badan jalan setelah sepeda motornya menabrak pikap di depannya yang hendak berbelok.

Truk bermuatan tanah kemudian melintas dari arah belakang. Korban yang telah terjatuh diduga tidak sempat dihindari hingga terlindas kendaraan berat tersebut.

Kronologi lengkap kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Informasi dari saksi di lokasi menyebut, pikap yang berada di depan korban diduga hendak berbelok saat Danil melaju dari arah belakang.

Korban diduga berupaya menghindari pikap tersebut. Namun jarak antarkendaraan sudah terlalu dekat sehingga sepeda motor yang dikendarainya menabrak bagian pikap dan membuatnya terjatuh.

“Berdasarkan informasi di lokasi, dia naik motor. Lalu di depannya ada pikap belok. Nah, dia nabrak pikap itu dan jatuh. Dari belakang ada truk muatan tanah. Truk melindasnya,” ujar Marwan, warga sekitar lokasi kejadian, Kamis (24/9/2026).

Danil mengalami luka parah akibat peristiwa tersebut dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Tim Palang Merah Indonesia kemudian mengevakuasi jenazah korban.

Kecelakaan itu menyita perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas. Arus kendaraan di sekitar lokasi sempat terdampak selama proses evakuasi berlangsung.

Hingga berita ini ditulis, kepolisian belum menyampaikan keterangan resmi mengenai kronologi lengkap, penyebab kecelakaan, maupun identitas pengemudi pikap dan truk pengangkut tanah yang diduga terlibat.

Keterangan resmi aparat diperlukan untuk memastikan rangkaian peristiwa, termasuk posisi kendaraan, kondisi jalan, serta tindakan masing-masing pengemudi sebelum kecelakaan terjadi.

Jalan HM Arsyad merupakan ruas penghubung Sampit–Samuda yang menjadi jalur aktivitas masyarakat dan angkutan barang. Ruas ini juga pernah disorot karena kerusakan jalan serta risiko kecelakaan lalu lintas yang berulang.

Penulis : Deviana

Editor : Surya

Baca juga: Kabut Asap , Faridawaty Minta Pemerintah Daerah Bagikan Masker Gratis Untuk Masyarakat

Share this Post