Header Kebakaran di Desa Babaung Kotim Hanguskan 3 Rumah dan Gedung Walet, Kerugian Capai Rp750 Juta

Api yang menghanguskan bangunan warga di Jalan Babaung Besar, Desa Babaung, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat (4/9/2026). (Foto: Ist)

Kebakaran di Desa Babaung Kotim Hanguskan 3 Rumah dan Gedung Walet, Kerugian Capai Rp750 Juta

Sampit, Kanalkalteng.com – Kobaran api melalap permukiman warga di Jalan Babaung Besar, Desa Babaung, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat pagi (4/9/2026). 

Baca juga: DPW NasDem Kalteng Siapkan Ruang Aman Asap gratis Bagi Warga Terdampak Karhutla

Tiga rumah warga dan satu gedung walet terdampak kebakaran yang diduga berawal dari korsleting listrik, dengan kerugian material ditaksir mencapai Rp750 juta.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di Jalan Babaung Besar RT 12/RW 04, Desa Babaung. Api pertama kali diketahui seorang warga bernama Hairiyah, yang melihat kobaran muncul dari rumah milik Ruslan (54).

Warga yang panik segera bergotong royong melakukan pemadaman secara manual. Api, namun, cepat membesar lantaran sebagian besar bangunan di kawasan tersebut berbahan kayu. Kobaran kemudian merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Kapolres Kotim AKBP Rezky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Pulau Hanaut Iptu Purwono mengatakan api menjalar ke rumah milik Jainal Ilmi (50).

”Api kemudian menjalar ke rumah milik Jainal Ilmi. Sekitar 15 menit setelah kebakaran diketahui, unit pemadam kebakaran dari PT RMU tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman,” kata Purwono.

Rumah milik Ruslan dan Jainal Ilmi tidak berhasil diselamatkan dari amukan api. Rumah serta gedung walet milik Amin (55) turut terbakar, namun petugas dan warga berhasil memadamkan api sebelum bangunan tersebut terbakar seluruhnya.

Amin mengalami luka bakar pada lengan dan pipi sebelah kanan saat proses pemadaman berlangsung.

Petugas akhirnya mengendalikan dan memadamkan api sekitar pukul 10.30 WIB. Kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp750 juta, meliputi bangunan rumah, gedung walet, serta dua unit sepeda motor milik para korban.

“Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik atau arus pendek dari rumah Ruslan. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan oleh kami,” imbuh Purwono.

Personel Polsek Pulau Hanaut telah mengecek dan mengamankan lokasi kejadian, memasang garis polisi, mendata korban serta saksi, dan mengumpulkan bahan keterangan untuk kepentingan penyelidikan.

Polisi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berasal dari instalasi listrik rumah tangga.

“Masyarakat kami imbau agar rutin memeriksa kondisi kabel dan peralatan listrik di rumah. Jika ditemukan kabel yang rusak atau instalasi yang tidak layak, segera diperbaiki untuk mencegah terjadinya kebakaran,” imbau Purwono.

Penulis: Deviana

Editor  : Surya

Share this Post